Kamis, 18 Maret 2010

Administrasi Pembangunan

  1. WHEN, kapan Administrasi Pembangunan mulai dibangun ?

Jawab :

Administrasi Pembangunan menjadi wacana publik sejak perang dunia kedua usai. Berawal dari sebuah hasrat negara-negara maju untuk membantu negara-negara dunia ketiga atau juga berawal dari rasa tanggung jawab negara-negara penjajah atas negara bekas kekuasaanya. Dimana nantinya di harapkan negara-negara tersebut bisa mengatur sendiri manajemen pembangunan negaranya atau merencanakan pembangunan melalui sumber daya yang tersedia ataupun pengerahan masyarakatnya sendiri. Sehingga dengan begitu negara tersebut akan tetap ketergantungan kepada negara yang pernah menguasainya karena telah memberikan bantuan baik dari faktor politik, ekonomi, militer, teknis, maupun sosial budaya. (dalam hal ini bantuan tersebut diberikan karena ada kepentingan didalamnya) karena beberapa faktor tersebutlah yang mempengaruhi administrasi pembangunan di tiap-tiap negara.

  1. WHO, siapa aktor yang ada di dalam Administrasi Pembangunan ?

Jawab :

Aktor-aktor yang terlibat dalam Administrasi Pembangunan antara lain ialah Pemerintah, Masyarakat dan Lembaga Swasta (private). Karena tercapainya pembangunan di suatu negara bukan hanya tanggung jawab administrator pembangunan, ini semua merupakan kinerja bersama seluruh elemen masyarakat, pemerintah serta sektor swasta. Dan tentu saja di perlukan pengawasan dalam setiap pelaksanaannya. Baik di pemerintahan, pihak swasta ataupun masyarakat itu sendiri. Yang harus mengenal etika, memiliki kredibilitas yang tinggi dan bisa menjaga keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat agar terhindar dari melencengnya tujuan, penyalahgunaan kewenangan ataupun terhambatnya pembangunan.

  1. WHERE, dimanakah Administrasi Pembangunan itu ada ?

Jawab :

Administrasi Pembangunan berada di dalam lingkup negara-negara yang sedang berkembang. Negara-negara berkembang itu sendiri berkiblat pada pemikiran negara-negara maju (khususnya negara-negara barat terutama Amerika) untuk melaksanakan konsep pembangunan negaranya. Dimana faktor ekonomilah yang menyebabkan negara-negara berkembang begitu yakin untuk menerapkan administrasi pembangunan dari pemikiran barat tanpa memikirkan faktor lainnya seperti ilmu pengetahuan dan teknologi misalnya. Apalagi di negara kita tercinta indonesia ini sangatlah kaya akan sumber daya alam dan budaya serta kreatifitas yang tinggi tapi miskin etika. Seharusnya lebih memikirkan faktor ilmu pengetahuan dan teknologinya agar tidak terhambat dalam melaksanakan pembangunan dari kreatifitas yang tinggi tersebut.

  1. WHY, mengapa Administrasi Pembangunan dibutuhkan ?

Jawab :

Administrasi Pembangunan itu dibutuhkan karena terlahir dari sebuah kebutuhan negara-negara berkembang untuk membangun dan memperbaiki tatanan kehidupannya dan tetap terjaganya stabilitas di negara tersebut. Dan tentu saja diharapkan agar negara tersebut dapat lebih mandiri lagi dalam mengelola sumber daya yang ada di negara tersebut, bukan nya malah ketergantungan kepada bantuan yang di berikan negara-negara maju apa lagi negara-negara barat yang pada akhirnya hanya mengeruk habis sumber daya yang ada di negara berkembang tersebut. Juga yang terpenting adalah terciptanya masyarakat yang peka terhadap pembangunan di negara nya, yang siap dan mampu mengawasi setiap pelaksanaannya tentu saja dengan tetap menjaga keharmonisan terhadap pemerintah dan pihak swasta dengan komitmen yang besar.

  1. HOW, bagaimanakah hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi Administrasi Pembangunan di tiap-tiap negara ?

Jawab :

- Faktor Politik, mempunyai hubungan yang erat dengan stabilitas bidang politik. Dan stablitas bidang politik merupakan pra kondisi yang perlu diciptakan sebelum pembangunan itu dilaksankan. Tentu saja apabila stabilitas politik tidak terjaga akan kesulitan dalam mengambil kesepakatan untuk mentukan perencanaan pembangunan.

- Faktor Ekonomi, merupakan salah satu sisi pembangunan dan yang mempunyai pengaruh yang paling tampak pada aspek-aspek yang lain. Umumnya di negara berkembang menempatkan pembangunan sebagai prioritas. Namun faktor ini akan memanjakan negara atas bantuan-bantuan dari negara-negara maju tanpa memperhatikan faktor lainnya.

- Faktor Sosial dan Budaya. Dalam pelaksanaan pembangunan faktor ini pastilah sangat mendukung karena di dalamnya terdapat seperti basic sosial cultural, motivasi dan kepedulian terhadap perubahan, gaya hidup, cara berfikir, pandangan hidup dan lain sebagainya yang berhubungan dengan masalah sosial yang akan membentuk kepribadian bangsa yang lebih beretika, kredebilitas yang tinggi serta mampu menghadapi permasalahan yang timbul di tengah-tengah masyarakat itu sendiri.

- Faktor Perkembangan IPTEK dan Lingkungan Fisik, proses pembangunan diperlukan ilmu pengetahuan dan teknologi, sumber daya manusia, pelaksaaan pembangunan/rumusan kebijaksanaan, sumber alam, pemanfaatan dan pemeliharaan lingkungan hidup/fisik, dan kesempatan kerja/lapangan kerja. Dengan begitu negara akan lebih mandiri, mampu mengelola sumber daya yang ada di negara tersebut dan menyalurkan kreatifitas yang tinggi karena di dukung teknologi yang mutakhir yang diciptakan negara itu sendiri.

- Faktor Instutisional dan Kelembagaan, perhatian Administrasi Pembangunan terhadap aspek intitusional ini adalah dalam bentuk pembinaan institusi-institusi untuk dapat lebih mendukung proses pembangunan. Dengan cara ikut mengawasi dan mengevaluasi setiap pelaksanaan pembangunan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar